Review: Pokemon Go Indonesia Versi Puitis!

Ibukota. Semua manusia tersihir oleh gadget. Lebih akut daripada sekedar stalking social media mantan. Gadget dipegang erat-erat—walaupun bukan balonku ada lima, selalu dibawa pada saat dibonceng motor, duduk di dalam mobil, bahkan ketika sedang berjalan (dengan kecepatan super slow motion) dan mendadak berhenti ketika ada kembang-kembang warna merah jambu yang nge-lure. Apakah sebetulnya, lure itu dipasang bukan untuk mengundang Pokemon, tapi untuk mengundang para Read more about Review: Pokemon Go Indonesia Versi Puitis![…]