Payung Teduh, Banda Neira dan hal-hal yang tak kita bicarakan.

Is pamit dari Payung Teduh. Pamitnya terasa lebih getir daripada lagunya Tulus yang kedengaran masih bersahabat. Izinkan saya mengungkapkan apa yang membuat hari (dan hati) belakangan terasa sedikit lebih kosong (dan lega?). Anggap saja ini sebagai surat perpisahan dari kita yang tak pernah betul-betul mengenal, sama halnya seperti saya yang ngga pernah bisa mengerti, alasan hakiki tentang Akad Read more about Payung Teduh, Banda Neira dan hal-hal yang tak kita bicarakan.[…]

#LangkahPertama

Pertama akan selalu jadi permata. Apa yang muncul di benakmu ketika pertama kali ditanya mengenai cita-citamu? Kalau saya, jawabannya, walaupun hanya terpikirkan lewat dengkul, “Keliling seluruh dunia!” Seluruh dunia itu, jauh atau dekat? Ditilik dari segi filosofis, pertanyaan ini jelas akan dikaji dan dibahas bertahun-tahun. Namun, dari segi praktis jaman now, ah elah, satu kata Read more about #LangkahPertama[…]